Cara Memberi Makan Sugar Glider yang Benar: Panduan Pakan BML, TPG, dan Buah Segar
Sugar glider adalah hewan omnivora yang membutuhkan pola makan seimbang antara protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Kesalahan pemberian pakan adalah penyebab utama penyakit pada sugar glider peliharaan. Artikel ini akan membahas secara mendalam cara memberi makan yang benar, mulai dari diet BML hingga buah segar favorit sugar glider.
Mengapa Pola Makan Sugar Glider Sangat Penting?
Di alam liar, sugar glider (Petaurus breviceps) memakan nektar bunga, getah pohon, serangga, dan buah-buahan. Ketika dipelihara, kebutuhan nutrisi ini harus dipenuhi secara buatan. Sugar glider yang kekurangan nutrisi sangat rentan terhadap penyakit serius seperti HLP (Hind Leg Paralysis), MBD (Metabolic Bone Disease), dan NSHP (Nutritional Secondary Hyperparathyroidism)—semua berkaitan dengan defisiensi kalsium dan vitamin D3.
Diet BML (Bourbon's Modified Leadbeater's)
BML adalah salah satu diet paling populer dan sudah teruji di komunitas sugar glider dunia dan Indonesia. Diet ini dikembangkan oleh komunitas GliderCENTRAL dan dimodifikasi agar mudah dibuat di rumah.
Bahan-Bahan BML:
- 1/3 cup madu murni
- 1 toples kecil (2,5 oz) makanan bayi rasa buah (tanpa pengawet)
- 1/4 cup yogurt tawar
- 3 telur rebus, kupas kuning telurnya
- 4 oz jus apel 100%
- 1 sendok teh suplemen reptil (Reptivite atau Rep-Cal)
- 1 sendok teh kalsium tanpa fosfor (Rep-Cal Plain Calcium)
Cara Membuat:
- Blender semua bahan hingga halus
- Campurkan suplemen vitamin dan kalsium
- Tuang ke dalam cetakan es batu
- Bekukan, lalu sajikan 1-2 kubus per malam per ekor
Diet TPG (The Pet Glider Diet)
TPG dikembangkan khusus untuk sugar glider peliharaan dengan mempertimbangkan kemudahan persiapan dan keseimbangan nutrisi.
Komponen TPG:
- Protein: Ayam rebus tanpa bumbu, telur rebus, atau serangga (jangkrik, ulat hongkong)
- Buah-buahan: Apel, mangga, pepaya, anggur, melon—semua dicacah kecil
- Sayuran: Wortel, brokoli, ubi jalar (rebus tanpa garam)
- Nektar/Gula alami: Madu murni secukupnya
Buah dan Sayuran yang Aman
Buah yang Dianjurkan:
- Apel (buang bijinya—mengandung sianida)
- Pisang (kaya kalium, tapi batasi karena kadar gula tinggi)
- Mangga
- Pepaya
- Anggur (boleh, tidak perlu dikupas)
- Melon dan semangka
- Stroberi dan blueberry
Sayuran yang Aman:
- Wortel
- Brokoli
- Kacang polong
- Jagung muda
- Ubi jalar rebus
Makanan yang Harus Dihindari
| Makanan | Alasan Berbahaya |
|---|---|
| Coklat | Theobromine beracun bagi sugar glider |
| Bawang merah/putih | Merusak sel darah merah |
| Makanan asin/berlemak | Merusak ginjal |
| Alpukat | Toksin persin mematikan |
| Kopi/teh | Kafein berbahaya |
| Daging mentah | Risiko toksoplasmosis |
| Makanan manis buatan | Xylitol dan pemanis buatan sangat beracun |
Jadwal Pemberian Makan
Sugar glider adalah hewan nokturnal—aktif di malam hari dan tidur di siang hari. Berikan makan sekitar pukul 18.00–19.00 agar mereka bisa makan dengan alami saat aktivitas puncak.
- Pagi: Bersihkan sisa makanan, ganti air minum
- Sore (18.00–19.00): Sajikan makanan utama (BML/TPG) + buah segar
- Porsi: Sekitar 15–20% dari berat tubuh (rata-rata sugar glider 100–150 gram)
Protein: Serangga vs Protein Hewani
Serangga adalah sumber protein alami terbaik. Di Indonesia, tersedia:
- Jangkrik: Tersedia di hampir semua toko pakan, kandungan protein tinggi
- Ulat hongkong (mealworm): Kandungan lemak lebih tinggi, sajikan tidak terlalu sering
- Ulat bambu: Alternatif protein premium
Berikan 3–5 ekor jangkrik per ekor per malam, atau 5–7 ulat hongkong. Jika tidak tersedia serangga segar, ayam rebus tanpa garam atau telur rebus bisa menjadi pengganti.
Suplemen Kalsium dan Vitamin
Rasio kalsium dan fosfor (Ca:P) harus selalu 2:1. Buah-buahan cenderung memiliki rasio terbalik, sehingga suplemen kalsium wajib diberikan.
Produk yang tersedia di Indonesia:
- Rep-Cal Plain Calcium (tanpa D3, cocok jika ada paparan sinar matahari tak langsung)
- Reptivite atau Herptivite (dengan D3)
- Liquid Calcium dari toko sugar glider lokal
- Wormtail Glider Calcium (produk lokal)
Dosis: secuil ujung sendok teh ditaburkan di atas makanan, jangan berlebihan karena kelebihan kalsium juga berbahaya bagi ginjal.
Tanda-Tanda Sugar Glider Kurang Nutrisi
- Bulu kusam dan mudah rontok
- Tremor atau gemetar di kaki belakang (tanda awal HLP)
- Kaki belakang melemah atau lumpuh
- Berat badan turun drastis
- Tidak nafsu makan lebih dari 2 hari
Jika menemukan tanda-tanda di atas, segera konsultasikan ke dokter hewan yang berpengalaman menangani hewan eksotik.
Tips Praktis untuk Pemula
- Konsistensi adalah kunci—jangan ganti menu makanan mendadak. Lakukan secara bertahap dalam 1–2 minggu.
- Selalu sediakan air bersih setiap hari di tempat minum khusus (bottle drinker lebih higienis dari mangkuk).
- Cuci tempat makan setiap hari untuk mencegah bakteri.
- Catat menu harian agar bisa mendeteksi perubahan nafsu makan.
- Beli buah dan sayuran organik jika memungkinkan untuk menghindari residu pestisida.
Dengan pemberian makan yang tepat dan konsisten, sugar glider Anda akan tumbuh sehat, bulu berkilap, aktif, dan berumur panjang hingga 10–15 tahun.

